Relax and enjoy Change with my blog. Salam 1 Cnta 1 bangsa...... .....with: Africa-008.......

Selasa, 06 Desember 2011

0 Kemenkum DKI: Kaburnya Bandar Narkoba Iran Sudah Ada yang Mengatur


Jakarta - Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum HAM) DKI Jakarta menyatakan, 3 warga negara Iran yang kabur dari Rutan Salemba karena kasus narkotika sudah ada yang mengatur. Saat peristiwa terjadi, Rutan tengah berlangsung pembangunan tembok pembatas penjara.

"Kelihatan sudah ada yang mengatur," kata Kepala Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Taswem Tarib, saat ditemui di ruang kerjanya, Jl MT Haryono, Kramatjati, Jakarta Timur, Rabu (7/12).

Dugaan tersebut didapatkan pihaknya dari beberapa kesaksian warga yang melihat ada mobil yang terparkir di lokasi yang menjadi tempat pelarian tiga tahanan tersebut.

"Sudah ada mobil yang menunggu di luar Rutan Salemba," kata Taswem.

Tiga tahanan itu kabur dari Blok T lantai 2 dengan cara mengergaji besi penjara dan turun dengan menggunakan kabel untuk menuruni lantai blok yang dihuninya setinggi 15 meter. Peristiwa sendiri terjadi, Selasa (6/12) sekitar pukul 04.35 WIB.

"Mereka menggunakan stager (semacam tangga konstruksi) untuk menaiki tembok pembatas satu dan dua," jelasnya.

Stager tersebut merupakan milik kontraktor yang tengah menyelesaikan proyek tembok pembatas Rutan Salemba. Saat ini di Rutan Salemba sendiri terdapat 2 tembok penghalang, yang tengah dibangun semdiri adalah tembok penghalang ketiga

"Mereka menggunakan kesempatan saat ada pembangunan di Rutan Salemba," ujar Taswem.

Kanwil sendiri sudah melakukan pemeriksaan terhadap kontraktor yang membangun tembok penghalang tersebut dan meminta pertanggungjawaban dugaan kelalaian.

"Kita mintai pertanggungjawaban mereka," ujarnya.

Bagaimana dengan keterlibatan pihak keamanan Rutan Salemba Sendiri?

"Pemeriksaan sudah dilakukan dan tidak ada orang dalam yang terlibat. Kalaupun ada pegawai saya yang terlibat saya pecat," tegas Taswem.

Saat peristiwa tersebut, rutan dijaga 20 personel jaga. Tower bagian selatan saat itu dalam kondisi tanpa penerangan yang biasa menyorot ke arah kamar dan gedung penjara yang saat ini berkapasitas 3 ribu orang lebih. Penerangan sendiri sudah lama terjadi sebelum tahanan kabur.

Selain itu, pihaknya akan memeriksa CCTV yang terpasang di menara selatan untuk mengetahui ikhwal kaburnya tahanan WN Iran tersebut.

"CCTV akan kita buka dengan kepolisian," jelasnya.



Sumber:
http://www.detiknews.com